Anak SMP Dan Guru Profesional
2 November 2010
Disimpan dalam bartim
Tag: anak smp, guru, komputer, pengembangan kompetensi guru, profesional, tik
Waaaoooooooow hebat-hebat……. Itulah kata-kata yang terucap dari mulut KI Wowos , setelah dia membaca tulisan Naufal anak yang masih mengenyam pendidikan SMP N DUSTENG…… anak seusia itu mampu merangkai kata menjadi kalimat yang enak di baca dan mudah dipahami, bukan hanya itu saja tapi dari keragaman referensi bacaan dan pengalaman yang di aplikasikan melalui tulisan yang indah dan mempunyai nilai seni yang cukup lumayan baik.
Dalam renungan Ki Wowos keluar pertanyaan-pertanyaan dibawah ini…….
Itu anak siapa sich?????
Bagamana sih cara dia belajar????
Siapa sih yang membimbing/mengajar???
Metode seperti apa yang diajarkan oleh pak mister yang sering disebutnya????
Setelah Ki Wowos mencari jawaban dari pertanyaan yang sudah di tulis diatas, ki wowos baru sadar dan memahami serta tanpa malu dia belajar ilmu TIK dengan didampingi seorang dwija yang sangat profesional untuk menigkatkan kuwalitas dirinya untuk menunjang dalam pekerjaanya sebagai seorang dalang yang professional (hehehehehe) wow ternyata dalang juga mempunyai gelar dalang profesional bukan hanya guru saja yang mempunyai gelar professional dengan gaji yang banyak.
Dalang professional sudah tentu bayaranya banyak, karena dilihat dan disaksikan masarakat secara langsung tanpa ada manipulasi sertifikat , piagam ataupun yang lainya karena penilaian secara langsung di tangan penanggap ataupun para penonton.
Kalau guru professional………. Hem….. saya kurang tahu…… maafya bagi guru-guru yang senang memalsukan data dan senang memanipulasi piagam, sertifikat dan kurang bertanggung jawab dengan tugasnya serta yang tidak mau meningkatkan kemampuanya dalam pengajaran. Sudah selayaknya para guru yang sudah menyandang gelar professional ini MALU bila tidak mengenal dunia maya apalagi GAPTEK…..
HAYOOOO MALU TIDAK…….. kalau merasa malu tingkatkan kwalitas diri anda sebagai penyandang professional.
sesama kita memang harus membesarkan, bukan saling menjatuhkan
ki Dalang sebentar lagi pasti Standar Nasional
kalau saya sudah SSn pak,, jadi saya gak perlu kuwatir
salam rahayu
Guru yang serba bisa, menjadi andalan sekolah, disukai peserta didik dan teman sejawat (TS) kalo tidak menyandang profesional harusnya malu apa nggak ya???
la…. ini yang diperlukan!!!
hohohoho, guru yang multifungsi sejogianya dapat berkembang diSekolah dan Organisasi-organisasi guna menunjang Kinerja programs and Tujuan Sekolah. dan tentunya “sesama kita memang harus membesarkan, bukan saling menjatuhkan” setuju saya
nice info, makasih
Mampir untuk sebuah Gerakan SEO Positif, salut…:)